setiap malam ku lewati
gelap, tiada yang menemani
tiada satupun disisi
engkaupun datang
menerangi gelap malam
mengembalikan tawa dan keceriaan
bahahgia yang kni datang
ditengah jala kita berdampingan
kau menghancurkan segalanya
tawa canda yang kau berikan
hanya tinggal kenangan
setalah kau buat hancur
kau bawa aku ke persimpangan cinta
kaupaksa aku untuk memilih
jalan mana yang inin ku tempuh
setelah itu kau tinggalkanku
dengan semua kenangan manis
yang telah terjalin yang kau buang
dan kau tinggalkan bagaikan sampah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar